Berita

PSM Gagal Raih Poin Penuh di Kandang Arema

Malang – PSM Makassar gagal meraih poin penuh saat bertemu Arema FC, Rabu (30/8) di Stadion Kanjuruhan Malang. Sempat unggul 3 gol di babak pertama, Pasukan Ramang harus menerima kenyataan hasil pertandingan berakhir seri 3-3.

Di babak pertama, anak asuh Robert Rene Alberts mampu menembus pertahanan Arema dengan mudah sehingga dalam waktu kurang dari 15 menit, 3 gol tanpa balas oleh Wiljan Pluim, Ferdinand Sinaga, dan Pavel Purishkin mampu dilesakkan ke gawang Arema.

Babak kedua, penampilan para pemain PSM terlihat menurun. Arema mampu menerobos pertahanan PSM dengan mudah. Penalti pertama yang diberikan wasit Adi Riyanto kepada Arema dianggap kontroversial karena Steven Paulle nampak tidak mendorong pemain Arema bernomer punggung 27, Dedik Setiawan. Gol kedua pun berbau offside namun wasit tidak menganulir dan langsung mengesahkan gol tersebut. Kedudukan pun menjadi 3-3 setelah Juan Pablo Pino kembali mencetak gol melalui titik putih.

Asisten pelatih PSM, Herman Kadiaman mengatakan pihaknya sangat kecewa dengan keputusan wasit yang terlihat memihak tim tuan rumah dan memberikan hadiah penalti pertama serta mengesahkan gol kedua. Kekecewaan PSM bertambah dengan adanya perilaku panpel Arema yang dianggap sangat tidak sopan terhadap tim tamu.

“Kami sangat kecewa dengan keputusan-keputusan wasit. Semua orang yang menyaksikan pertandingan tadi pasti bisa melihat bagaimana wasit merugikan kami. Perilaku oknum panpel saat pertandingan berlangung di babak kedua juga sangat mengganggu. Oknum panpel tersebut sepertinya dengan sengaja mendatangi bench PSM dan mengeluarkan kata-kata yang tidak sopan kepada kami. Itu maksudnya apa?” ujar Herman dengan kesal.

Sementara itu pemain PSM Wiljan Pluim mengatakan, persoalan wasit sudah menjadi hal yang selalu dihadapi PSM khususnya di laga tandang. Namun baginya, para pemain PSM juga harus bermain lebih baik jika ingin memenangkan laga tandang. “Saya tidak ingin membahas wasit. Saya hanya ingin menyampaikan apabila kami bermain seperti ini di laga tandang, kami tidak akan pernah memenangkan laga tandang dimanapun dan sampai kapanpun” ujar Pluim dengan nada kecewa.

Hasil seri tersebut membawa PSM menduduki posisi ke 3 klasemen sementara Gojek Traveloka Liga 1 dengan perolehan 39 poin. (*)

 

Leave a Reply

error: Content is protected !!