Berita

Tenang Untuk Menang, Yang Lengah Akan Kalah

MAKASSAR – Menang atau kalah, hal biasa. Faktor kemenangan atau kekalahan yang menjadi penentu. Yang main tenang sepanjang babak akan menang. Sedangkan yang lengah, siap-siap kalah.

Rumus ini berlaku saat duel PSM Makassar melawan Madura United, di pekan kesebelas Gojek Liga 1, Rabu (30/5/2018). Kekuatan PSM Makassar dan Madura United relatif berimbang.

Pelatih PSM Makassar dan Madura United, sudah sama-sama punya kalkulasi kekuatan lawan. Di kubu PSM Makassar, Robert Alberts, menilai kekuatan utama Madura United ada pada pengalamannya.

“Di atas kertas, tim ini punya pengalaman besar berkompetisi. Mereka melalui banyak hal. Pengalaman seperti itu bukan sesuatu yang bisa dibeli. Madura United bakalan bersiap untuk laga ini,” kata Robert, di sesi pre match press conference, Selasa (28/5/2018).

Posisi papan atas di klasemen juga menjadi taruhan PSM Makassar dan Madura United. Sehingga dipastikan kedua tim tak mau kehilangan poin. Sekali tergelincir, tim kompetitor akan menyalip.

“Banyak tim dengan poin 17. Dari posisi 1 sampai 17 hanya terpaut enam poin. Ini unik dalam dunia sepakbola. Banyak tim yang berdempetan poinnya,” sambung Robert.

Hasil minor Madura United di dua laga sebelumnya juga diwaspadai Robert. Kalah di Papua dan imbang di kandang melawan Persebaya. Menurut Robert, dua hasil itu justru membuat Madura United kian bertekad meraup poin.

“Madura United kalah di Papua, karena itu pertandingan pertama di Ramadhan. Dikombinasikan dengan perjalanan jauh dan pemain yang puasa. Saya kira Madura United juga pergi ke Persipura dengan kondisi tim yang tidak lengkap”.

“Melawan Persebaya, itu derby. Ada karakter khusus di pertandingan semacam itu,” ulas pelatih asal Belanda ini.

Sementara kiper PSM Makassar, Rivky Mokodompit menegaskan kesiapannya dan rekan-rekan menghadapi lawan berat besok. Waktu istirahat yang panjang, menurut Rivky, membuat PSM Makassar lebih siap lagi.

“Kami siap! Jarak pertandingan terakhir dengan pertandingan besok cukup jauh. Jadi recovery tim bagus,” singkatnya.

Terpisah, Pelatih Madura United, Milomir Seslija, mengungkapkan skuatnya tidak boleh sebentar saja lengah di kandang PSM Makassar. Milo meminta pemainnya tidak melakukan kesalahan sekecil apapun.

Seperti kesalahan-kesalahan pada dua pertandingan terakhir. “Sebenarnya kami tidak kalah dari Persipura. Hanya saja, mereka bisa memanfaatkan peluang. Sedangkan kami tidak. Begitu pula saat melawan Persebaya,” jelas Milomir.

Bek Madura United, Fabiano Beltrame, senada dengan pelatihnya. Yang paling penting menurut Fabiano, jangan sampai pemain lawan punya peluang mencetak gol. “Jangan sampai kebobolan. Dan kami harus kerja keras cetak gol. Itu saja,” serunya. (*)

Leave a Reply

error: Content is protected !!